Tuesday, June 27, 2017

KUMPLAN MAKALAH-MAKALAH PRAKERIN DI BANK



MAKALAH
KEGIATAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
Tahun Pelajaran 2016/2017
SISTEM  PENGARSIPAN PADA BANK BJB KCP SUKANAGARA

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat
Seminar Praktik Kerja Industri
Kompetensi Keahlian: Administrasi Perkantoran (AP)
Oleh:
 HINDUN MARLINA
NIS:

PEMERINTAH KABUPATEN CIANJUR
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 CIBINONG
Jalan Raya Pamoyanan Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat 43271




KATA PENGANTAR


Segala puja dan puji syukur kami panjatkan kehadirat tuhan yang maha esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya kepada kami sehingga kami dapat melaksanakan prakerin dan juga dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik.
Laporan prakerin ini kami susun berdasarkan pengalaman dan data-data yang kami peroleh selama melaksanakan prakerin ini di Bank Bjb Kcp Sukanagara .
Laporan ini disusun sedemikian rupa dengan tujuan dapat di terima dan di pahami oleh pembimbing serta dapat di pakai sebagai usulan adik-adik kelas yang nantinya juga akan melaksanakan prakerin dan menyusun laporan.
        Kami menyadari bahwa hal tersebut terlaksana berkat bantuan berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu izinkan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1)   Bapak Kankan Salman S,SP.MP, selaku kepala SMK NEGERI 1 CIBINONG.
2)   Bapak Jaka Pradana, selaku pembimbing instansi.
3)   Bapak Firman Elyadi, S.Pd, selaku pembimbing sekolah.
4)   Bapak dan ibu guru SMK NEGERI 1 CIBINONG yang telah memberikan bimbingan selama pelaksanaan prakerin.
5)   Staf karyawan BANK BJB KCP SUKANAGARA.
6)   Ayah dan ibu selaku orang tua yang mendukung kami.
7)   Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.
Kami juga menyadari bahwa laporan masih jauh dari kata sempurna walaupun kami telah berusaha dengan semaksimal mungkin dan dengan daya upaya yang ada pada kami. Semoga laporan prakerin ini dapat memberi manfaat bagi semua pihak, penyusun pada khusunya pembaca pada umum nya.
Cianjur, 04 maret 2017
Penyusun


Hindun Marlina





DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................................            i
DAFTAR ISI................................................................................................................            ii
BAB 1 PENDAHULUAN.......................................................................................

1
1.1 Latar Belakang...............................................................................................

1
1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................

1
1.3 Batasan Masalah.............................................................................................

1
1.4 Tujuan Masalah.............................................................................................

2
BAB 2 PENGENALAN INTANSI TEMPAT PRAKERIN....................................

3
A.  Sejarah Perusahaan..............................................................................................

3
B.  Struktur Organisasi...............................................................................................

5
C.  Macam-macam pekerjaan yang dilakukan........................................................

6
BAB 3 PEMBAHASAN..............................................................................................

8
1.      Pengertian arsip ...................................................................................................

8
2.      Peranan arsip.........................................................................................................

9
3.      Maksud dan tujuan kearsipan......................................................................

9
4.      Maksud kearsipan........................................................................................

9
5.      Tujuan kearsipan.........................................................................................

9
6.      Fungsi arsip....................................................................................................

10

7.      Nilai guna arsip...........................................................................................

10
BAB 4 PENUTUP.................................................................................................

15
1.        Kesimpulan...................................................................................................

15
2.       Saran...................................................................................................

15
Daftar Pustaka.....................................................................................................

16
Lampiran


 




PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kegiatan praktek kerja merupakan kurikulum pendidikan sekolah menengah kejuruan yang mendukung kegiatan belajar mengajar siswa melalui kegiatan praktek kerja secara langsung di dunia kerja sesuai dengan program studi masing-masing untuk mencapai keahlian kerja sebagai bekal untuk bekerja secara professional.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka di terapkan suatu system pendidikan yang di kenal dengan istilah “praktek kerja instansi (PRAKERIN)”.
System ini merupakan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian secara profesional yang memadukan secara sistematis program penguasaan keahlian melalui kegiatan bekerja secara langsung dan terarah untuk mencapai tingkat keahlian profesional tertentu.
Keahlian profesional hanya dapat di kuasai melalui cara mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi yang ada dalam dunia kerja. Sehubungan dengan itu, maka siswa SMK pada jenjang tertentu di wajibkan mengikuti kegiatan praktek kerja secara langsung.

1.2.Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dalam latar belakang, maka perumusan masalah yang di tetapkan dalam laporan ini sebagai berikut:
“apakah dengan diadakannya praktik kerja industri (prakerin) siswa siswi SMK NEGERI 1 CIBINONG dapat menjadi tenaga kerja yang terampil dan profesionalketika masuk dunia industri’.

1.3.Batasan Masalah

Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka kami membatasi masalah pada gambaran umum pada kantor BANK BJB KCP SUKANAGARA.

1.4.Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan dari kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Program Studi Sistem Informasi tahun 2017 ini adalah :
1.      Sebagai syarat menyelesaikan Pendidikan tingkat kejuruan di SMKN 1 CIBINONG.
2.      Mengetahui bagaimana sistem pengarsipan di BANK BJB KCP SUKANAGARA..
3.      Mengetahui dunia kerja yang sebenarnya dan mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja.
4.      Mendapatkan pengalaman menganalisa sistem kearsipan di BANK BJB KCP SUKANAGARA.
5.      Mendapat motifasi, dedikasi dan inisiatif pada pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan dan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah ke instansi tempat Praktek Kerja Industri.
6.      Untuk mengetahui kemampuan mengaplikasikan diri sendiri dalam pekerjaan yang kita lakukan.

 




 

 

 






BAB 2

 PENGENALAN INSTANSI TEMPAT PRAKERIN


A.    Sejarah perusahaan

Sejarah Pendirian – 1961

Pendirian bank bjb diawali oleh peraturan pemerintah republik Indonesia nomor 33 tahun 1960 tentang penentuan perusahaan di Indonesia milik belanda yang di nasionalisasi. Salah satu perusahaan milik belanda yang berkedudukan di bandung yang di nasionalisasi yaitu NV denis  (De Erste Nederlansche Indische Shareholding) yang sebelumnya bergerak di bidang bank hipotek. Sebagai tindak lanjut dari peraturan pemerintah nomor 33 tahun 1960, pemerintah provinsi jawa barat berdasarkan akta pendirian no.125 tanggal 19 november 1960 juncto akta nomor 152 tanggal 21 maret 1961 dan akta nomor 84 tanggal 13 mei 1961 seluruhnya di buat notaris noezar dan sesuai dengan surat keputusan gubernur provinsi jawa barat nomor 7/GKDH/BPD/61 tanggal 20 mei 1961 mendirikan perusahan daerah “PT BANK KARYA PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT” dengan moral dasar untuk pertama kali berasal dari kas daerah sebesar Rp. 2.500.000,00.

Perubahan Badan usaha – 1978

Untuk menyempurnakan kedudukan hukum “PT. BANK KARYA PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT”. peraturan daerah provinsi jawa barat nomor 11/PD-DPRD/72 tanggal 27 juni 1972 tentang kedudukan hukum. Bank karya pembangunan daerah jawa barat sebagai perusahaan daerah yang berusaha di bidang perbankan. Selanjutnya melalui peraturan daerah provinsi jawa barat nomor 1/DP-040/PD/1978 tanggal 27 juni 1978, nama PD BANK KARYA PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT di ubah menjadi BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT.

Perluasan Bentuk Usaha (Dual Banking System)- 2000

Dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat akan jasa pelayanan perbankan yang berlandaskan syariah, maka sesuai dengan izin bank Indonesia nomor 2/ 18/DpG/DPIP tanggal 12 april 2000 sejak tanggal 15 april 2000 bank jabar menjadi bank pembangunan daerah pertama di Indonesia yang menjalankan dual banking system, yaitu memberikan layanan perbankan dengan system konvensional dan dengan system syariah.

Perubahan Nama Dan Call Name Perseroan – 2007

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) PT bank pembangunan daerah jawa barat tanggal 3 juli 2007 di bogor, sesuai dengan surat keputusan gubernur bank Indonesia  no. 9/63/KEP.GBI/2007 tanggal 26 november 2007 tentang perubahan izin usaha atas nama PT bank pembangunan daerah jawa barat menjadi izin usaha atas nama PT bank pembangunan daerah jawa barat dan banten serta SK Direksi Nomor 1065/SK/DIR-PPN/ 2007 tanggal 29 november 2007 maka nama perseroan berubah menjadi PT bank pembangunan daerah jawa barat dan banten dengan  sebutan ( call name ) bank jabar banten.

Perubahan Logo & Call Name Perseroan – 2010

Pemisahan (spint off) unit usaha syariah bank jabar banten menjadi anak perusahaan yang berdiri sendiri dengan nama bank jabar banten syariah berdasarkan izin usaha dari bank Indonesia sesuai dengan keputusan gubernur bank Indonesia nomor 12/35/KEP.GBI/2010 tentang pemberian izizn usaha PT bank jabar banten syariah ter tanggal 30 april 2010. Pada tanggal 29 juni 2010, perseroan memperoleh surat pemberitahuan efektip nya pernyataan pendaptaran dari ketua  bapepam dan LK berdasarkan surat nomor S-5901/BL/2010 untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham dengan harga penawaran sebesar Rp 600,00 (enam ratus rupiah) setiap saham yang di catatkan dalam bursa efek Indonesia pada tanggal 8 juli 2010. Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT bank pembangunan daerah jawa barat dan banten nomor 26 tanggal 21 april 2010, sesuai dengan surat bank Indonesia nomor 12/78/APBU/Bd tanggal 30 juni 2010 perihal rencana perubahan logo serta surat keputusan direksi nomor 1337/SK/DIR – PPN/ 2010 tanggal 5 juli 2010 maka perseroan telah resmi berubah menjadi “BANK BJB” pada tanggal 2 agustus 2010.



B.     Struktur Organisasi








 



















C.    Macam-macam pekerjaan yang dilakukan

NO
JENIS KEGIATAN
1
Di perkenalkan dengan pimpinan perusahaan beserta staf karyawan
2
Memphoto copy
3
Merapihkan berkas
4
Mencari berkas
5
Memisahkan surat-surat untuk di photo copy selanjutnya di beri stempel bank bjb
6
Mengantarkan berkas
7
Menye scan kk (kartu keluarga) dan ktp
8
Menandai formulir yang akan diisi oleh nasabah
9
Membereskan formulir
10
Melipat surat SP3K dan memasukannya ke dalam amplop
11
Memasukan kartu ATM
12
Menyusun berkas jurnal sesuai dengan urutan tgl,bulan,tahun
13
Merapihkan berkas
14
Merapihkan kartu ATM dan memasukannya ke dalam amplop
15
Mengantarkan amplop khusus untuk uang ke bagian teller
16
Membolongi kertas dengan alat pembolong kertas
17
Mengantarkan buku rekening dari pihak admin
18
Mengisi formulir
19
Mengantarkan buku pencairan
20
Menggunting ktp yang sudah di photo copy
21
Mengambil prinan di mesin photo copy
22
Mencari jurnal (berkas teller)
23
Mencari memo
24
Menandai surat yang perlu di tanda tangani oleh pihak pimpinan
25
Menyusun dan merapihkan memo ke dalam box menurut tanggal, bulan, tahun.
26
Mencari asuransi
27
Menyebutkan nama nama berikut no rekening yang terdapat pada box restitusi untuk di ktik di komputer

















BAB 3

PEMBAHASAN


1.      Pengertian arsip
Istilah arsip dalam bahasa belanda di sebut “archief”. Kata ini juga berasal dari bahasa yunani yaitu “arche” ini berkembang menjadi kata “archia” yang berarti catatan. Selanjutnya dari kata “archia” berubah lagi menjadi kata “ar-chieon” yang berarti gedung pemerintahan. Sedangkan, dalam bahasa latin di sebut “archium”. Pada akhirnya dalam bahasa Indonesia di pakai istilah “arsip” sampai sekarang ini.
Menurut sutarto (1997:200) arsip adalah suatu arkat yang di simpan secara sistematis karena mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali di perlukan dapat secara cepat di temukan kembali. Sedangkan lembaga administrasi Negara memberikan rumusan secara lengkap bahwa “arsip” adalah segala kertas, buku naskah, gambaran peta, bagan atau dokumen lainnya. Dimana di artikan sebagai segala macam bentuk dan sifat aslinya atau salinan serta dengan segala cara penciptaannyaoleh suatu badan sebagai bukti dari pada tujuan organisasi, fungsi-fungsi kebijaksanaan keputusan-keputusan, prosedur-prosedur kegiatan lainnya dari pada pemerintahan karena informasi yang penting terkandung di dalamnya.
Pengertian arsip di Indonesia, diatur dalam Undang – undang No. 7 tahun 1971 tentang “ ketentuan Pokok Kerasipan “ pada Bab I pasal 1 berbunyi sebagai berikut :
a.       Naskah – naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga Negara dan badan – badan pemerintahan dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka pelaksaan kegiatan pemerintah.
b.      Naskah – naskah yang dibuat dan dterima oleh badan – badan swasta atau perorangan dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun bekelompok, dalam rangka pelaksanaan kebangsaan.
c.       Dari definisi diatas jelas bahwa arsip yaitu pusatan ingatan bagi seluruh kegitan pekerjaan dimana surat atau warkat yang diproses berdasarkan pengklasifikasian atau penggolongan yang disusun, disimpan dan dipelihara sedemikian rupa selama masih diperlukan.

2.      Peranan arsip
Arsip memiliki peranan sebagai sumber informasi dan sumber dokumentasi. Sebagai sumber infomasi, arsip dapat membantu mengingatkan petugas yang lupa mengenai suatu masalah. Sebagai sumber dokumentasi, arsip dpat dipergunakan oleh pemimpin organisasi untuk membuat atau mengambil keputusan secara tepat mengenai masalah yang dihadapi. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa peranan arsip yaitu sebagai berikut :
a.       Alat utama ingatan organisasi
b.      Bahan untuk alat pembuktian
c.       Bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan
d.      Bahan informasi kegiatan ilmiah lainnya.

3.      Maksud dan tujuan kearsipan
Pekerjaan menyimpan surat atau dokumen - dokumen sering pula disebut administrasi kearsipan adapun pendapat yang mengatakan, bahwa kearsipan adalah segala kegiatan yang berkenaan dengan pengurusan arsip – arsip, baik arsip dinas maupun arsip pribadi. Kearsipan merupakan kegiatan – kegiatan yang berkenaan dengan penerimaan, pencatatan, pengiriman, penyingkiran maupun pemusnahan surat menyurat atau berbagai macam warkat lainnya
4.      Maksud kearsipan
Maksud kearsipan adalah agar tercipta suatu pengertian atau pemahaman tata cara yang seragam dalam penyelenggaraan arsip dilingkungan perusahaan.
5.      Tujuan kearsipan
Sebagai bahan pertanggung jawaban perusahaan tentang pelaksanaan dan pengelolaan perusahaan perlu untuk mempersiapkan bahan pertanggung jawaban tersebut bagi perusahaan. Agar unit – unit kerja tidak terbebani dengan penyimpanan arsip yang tidak perlu lagi.


6.      Fungsi arsip
Menurut pasal 2 Undang – undang no. 7 tahun 1971 dibedakan menjadi 2 yaitu :
a.       Arsip dinamis
Adalah arsip yang diperlukan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi Negara singakatnya dapat dikatakan bahwa arsip yang masih dugunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari – hari selanjutnya arsip dinamis menurut fungsi dan kegunaan nya dibedakan menjadi :
1)      Arsip aktif adalah arsip – arsip yang masih dipergunakan bagi kelangsungan kerja.
2)      Arsip semi aktif adalah arsip – arsip yang frekuensi kegunaannya sudah mulai menurun dalam masa transisi antara arsip aktif dan arsip in aktif.
3)      Arsip in aktif atau arsip semi statis adalah arsip – arsip yang jarang sekali dipergunakan dalam proses pekerjaan sehari – hari.
b.      Arsip statis
Arsip statis yang tidak dipergunakan secara langsung untuk perencanaan, penyelenggaraan, kehidupan kebangsaan pada umumnya, maupun untuk penyelenggaraan sehari – hari administrasi Negara. Singkatnya dapat dikatakan bahwa arsip statis adalah arsip yang sudah tidak dipergunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari – hari.
7.      Nilai guna arsip
Adalah nilai arsip yang didasarkan pada kegunaannya bagi kepentingan penggunaan arsip.
a.       Nilai guna primer
Adalah nilai arsip yang didasarkan pada kegunaan bagian penciptaan arsip itu sendiri meliputi :
1)      Nilai guna adminstrasi
Dapat diartikan sebagai kegunaan kebijaksanaan dan prosedur yang mensyaratkan untuk menyelenggarakan kegiatan – kegiatan yng berlaku pada suatu organisasi pencipta arsip – arsip yang mempunyai nilai kegunaan administrasi antara lain meliputi :
a.       Arsip yang berkenaan asal usul suatu organisasi yang mencakup pula pelaksanaan.
b.      Arsip – arsip yang berkenaan dengan organisasi, struktur, intruksi, struktur personalia, daftar pegawai dan pedoman kerja lainnya.
c.       Arsip yang berkaitan dengan fungsi dan pencapaiannya termasuk arsip – arsip tentang keputusan suatu kebijaksanaan perubahan kebijaksanaan, pelaksanaan kebijaksanaan program kerja lainnya.
2)      Nilai guna keuangan
Arsip bernilai guna keuangan apabila arsip tersebut berisikan segala sesuatu transaksi pertanggung jawaban keungan.
3)         Nilai guna hukum
Mengandung pengertian bahwa arsip tersebut memberikan informasi – informasi yang dapat dipergunakan sebagai bahan pembuktian dibidang hukum atau arsip yang mengandung hak – hak dan kewajiban baik jangka pendek maupun jangka panjang bagi pegawai instansi pemerintahan maupun swasta yang menyangkut kontrak, sewa menyewa dan masih bnyak lainnya.
4)         Nilai guna ilmiah dan teknologi
Arsip yang mengandung data ilmiah dan teknologi sebagai hasil dari penelitian terapan.
5)         Nilai guna sekunder
Adalah nilai arsip yang didasarkan pada kegunaan bagi kepentingan perusahaan atau kepentingan umum diluar perusahaan pencipta arsip dan berguna sebagai bahan bukti dan pertanggung jawaban meliputi :
6)         Nilai guna kebuktian
Arsip yang mengandung fakta dan keterangan yang dapat digunakan untuk menjelaskan tentang bagaimana suatu instansi diciptakan, dikembangkan, diatasi, fungsi dan tugasnya seta hasil atau akibat dari tugas kegiatannya.
7)            Nilai guna informational
Arsip yang bernilai guna informational ialah arsip yang mengandung berbagai kepentinga bagi penelitian dan sejarah.
Jenis-Jenis Arsip
1.      ditinjau dari kepentingannya
a.       Arsip tidak penting adalah arsip yang kegunaannya habis setelah dibaca. contohnya seperti : surat undangan, memo.
b.      Arsip biasa adalah arsip yang menmpunyai nilai kegunaan biasa untuk jangka waktu biasa. contohnya : surat-surat niaga.
c.       Arsip penting adalah arsip yang mempunyai nilai kegunaan besar untuk suatu organisasi dalam jangka waktu yang cukup lama. contohnya : surat penjanjian kerjasama.
d.      Arsip sangat penting adalah arsip yang mempunyai nilai guna sangat penting bagi suatu organisasi oleh karena itu arsip ini harus disimpan secara terus menerus atau abadi oleh organisasi tersebut. contohnya : surat tanah, surat kepemilikan bangunan dll.
e.       Arsip rahasia adalah arsip yang hanya boleh diketahui oleh orang yang berkepntingan dengan surat tersebut. contohnya : laporan keuangan, strategi pemasaran
Pengertian Kearsipan
Menurut Kamus Administrasi Perkantoran oleh Drs. The Liang Gie penyimpanan warkat (filing) merupakan kegiatan menaruh warkat-warkat dalam suatu tempat penyimpanan secara tertib menurut sistem, susunan dan tata cara yang telah ditentukan, sehingga pertumbuhan warkat-warkat itu dapat dikendalikan dan setiap kali diperlukan dapat secara cepat ditemukan kembali. Lawan dari penyimpanan warkat (filing) adalah pengambilan warkat (finding).
Sistem penyimpanan warkat (filing system) adalah rangkaian tata cara yang teratur menurut suatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bilamana diperlukan lagi, warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara tepat.

Menurut Ensiklopedi Administrasi penyimpanan warkat (filing) adalah suatu bentuk pekerjaan tata usaha yang berupa penyusunan warkat-warkat secara sistematis sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
Sistem penyimpanan warkat (filing sistem) adalah suatu rangkaian tata cara yang teratur menurut sesuatu pedoman untuk menyusun warkat-warkat sehingga bila diperlukan lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.
Jadi Kearsipan adalah suatu proses kegiatan atau proses pengaturan mulai dari penerimaan, pencatatan, penyimpanan dengan menggunakan sistem tertentu, menemukan kembali dengan cepat dan tepat, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan dan pemusnahan arsip.
Pengarsipan di Bank Bjb Kcp Sukanagara terdiri dari 2 diantaranya arsip konsumer dari arsip mikro. Arsip konsumer adalah arsip yang terdiri dari berkas kredit debitur untuk PNS dan pensiunan. Arsip mikro adalah arsip yang terdiri dari berkas kredit debitur untuk  usaha dagang yang sudah berjalan maksimal 5 tahun.
Penanganan arsip yang baik sangat diperlukan bagi setiap perusahaan agar ketika arsip diperlukan dapat ditemukan kembali dengan cepat dan tepat. Dalam penanganan arsip di Bagian Administrasi Umum PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) Cabang Kcp Sukanagara. "Tujuan dari penanganan kearsipan adalah arsip dapat disimpan dan ditemukan kembali dengan cepat dan tepat, menunjang terlaksananya penyusutan arsip yang berdaya guna dan berhasil guna". Tujuan dari perancangan penanganan arsip di Bagian Administrasi Umum PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) Cabang Kcp Sukanagara ini untuk memudahkan penanganan arsip agar tidak mengganggu aktivitas lainnya. Adapun sistem penyimpanan arsip, yaitu:
 (1) sistem penyimpanan arsip gabungan antara abjad dan tanggal,
 (2) peralatan dan perlengkapan arsip,
 (3) prosedur penyimpanan arsip,
 (4) prosedur penemuan kembali arsip, dan
(5)  prosedur peminjaman arsip. Hasil dari perancangan penanganan arsip adalah buku panduan yang merupakan langkah-langkah dari prosedur penanganan arsip. Kata kunci: Penanganan Arsip.
Di kredit mikro ada agunan/jaminan seperti sertifikat pemilik AJB (akutansi jual beli) asuransinya berupa asuransi kebakaran dan jiwa, kredit konsumer agunan nya berupa SK PNS, CPNS, gaji, kenaikan jabatan.
Sedangkan asuransi hanya asuransi jiwa.

 

 













BAB 4

 PENUTUP


Pelaksanaan praktek kerja industri (PRAKERIN) yang kami telah laksanakan selama kurang lebih 3 bulan dari tanggal 23 januari 2017  sampai dengan 23 april 2017 di BANK BJB KCP SUKANAGARA, memberikan banyak sekali manfaat dan keuntungan bagi kami, diantaranya kami memperoleh tambahan ilmu dan pengetahuan yang sebelumnya tidak diperoleh di sekolah.
Kami juga dapat menerapkan pengetahuan yang di peroleh saat di sekolah ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya dan selain itu kami juga memperoleh pengalaman bagaimana dalam bekerjasama dan menjalin relasi yang baik antara karyawan dengan kami, selain itu, selama pelaksanaan PRAKERIN membuat kami mengetahui bahwa kami dapat bertanggung jawab dalam ketelitian, kecepatan dan memeriksa kembali suatu barang yang akan di proses sehingga tidak terjadi kesalahan data dan tidak melakukan kerja ulang.
2.      Saran
Kami harap komunikasi atau hubungan antar ‘bank bjb kcp sukanagara” dengan sekolah kami “smk negeri 1 cibinong” dapat berjalan dengan baik.









Daftar Pustaka
Sedarmayanti, DR.M.Pd, tata kearsipan dengan memanfaatkan tekhonolgi modern, penerbit CV mandar maju, bandung, 2003.
Sutarto, sekretaris dan tata warkat, cetakan III penerbit gajah mada university press, Yogyakarta, 1999.
Maulana, management kearsipan, gramedia pustaka utama, Jakarta 1999.



No comments:

Post a Comment

SURAT KETERANGAN KELULUSA SD/MI, SMP/MTs/2021 BERBASIS COVID-19

    KOP MADRASAH       SURAT KETERANGAN KELULUSAN NOMOR:   Yang bertanda tangan dibawah ini kepala ...